NUFFNANG

Thursday, September 29, 2011

How to improve your life


Personality:
  1. Don't compare your life to others'. You have no idea what their journey is all about.
  2. Don't have negative thoughts of things you cannot control. Instead invest your energy in the positive ...present moment
  3. Don't over do; keep your limits
  4. Don't take yourself so seriously; no one else does
  5. Don't waste your precious energy on gossip
  6. Dream more while you are awake
  7. Envy is a waste of time. You already have all you need..
  8. Forget issues of the past. Don't remind your partner of his/her mistakes of the past. That will ruin your present happiness.
  9. Life is too short to waste time hating anyone. Don't hate others.
  10. Make peace with your past so it won't spoil the present
  11. No one is in charge of your happiness except you
  12. Realize that life is a school and you are here to learn. Problems are simply part of the curriculum that appear and fade away like algebra class but the lessons you learn will last a lifetime.
  13. Smile and laugh more
  14. You don't have to win every argument. Agree to disagree.

Community:
  1. Call your family often
  2. Each day give something good to others
  3. Forgive everyone for everything
  4. Spend time with people over the age of 70 & under the age of 6
  5. Try to make at least three people smile each day
  6. What other people think of you is none of your business
  7. Your job will not take care of you when you are sick. Your family and friends will. Stay in touch.

Life:
  1. Put GOD first in anything and everything that you think, say and do.
  2. GOD heals everything
  3. Do the right things
  4. However good or bad a situation is, it will change
  5. No matter how you feel, get up, dress up and show up
  6. The best is yet to come
  7. Get rid of anything that isn't useful, beautiful or joyful
  8. When you awake alive in the morning, thank GOD for it 
  9. If you know GOD you will always be happy. So, be happy.



Credit to www.airhidup.com

Wednesday, September 14, 2011

Kenal => Intim => Memahami

Update for today is about understanding on relationship.... Hehehe...
Ramai orang cakap seperti ini " Saya Harap Kamu Faham/Memahami Saya"... Kemudian, yang seorang ni cuba sedaya upaya untuk memahami. Namun akhirnya keluarlah ayat, "Saya Fikir Kamu Memahami Saya, Rupa-Rupanya Tidak."..... Kemudian apa yang berlaku selepas itu??.....

Marah, tegang, tiada lagi kegembiraan, hilang keseronokan dan hilang semangat untuk meneruskan hubungan yang baru sahaja terjalin. Kenapa ini terjadi?... Mari kita melihat di sekeliling kita, kita cuba memerhati sejauh mana "FAHAM MEMAHAMI" itu berlaku dalam kehidupan mereka dalam kehidupan kita juga..

Terdapat satu cerita di mana seorang suami ini hanya perlu memandang mata isterinya untuk memberitahukan sesuatu atau hanya perlu batuk sedikit(keluarkan bunyi seperti batuk) untuk memberitahu isterinya yang berada di dalam dapur untuk hidangkan kopi dan kuih muih. Persoalannya, berapa lama masa yang diperlukan untuk perkara ini terjadi dalam kehidupan mereka?....

Memahami seseorang bukanlah senang tetapi tidak juga terlalu susah untuk terjadi. Masa yang lama tidak menentukan kita dapat memahami sepenuhnya seseornag itu, dalam masa yang singkat juga membolehkan kita memahami. Jadi bagaimana untuk melakukannya?...

Pada pendapat saya terdapat beberapa langkah atau peringkat untuk mencapai tahap MEMAHAMI... Pertama sekali adalah kita KENAL/MENGENALI siapa dia. Tahu bagaimana kehidupan seharian dia. Mengenali dan tahu bagaimana sifatnya, kelakuannya, penyabar atau pemarah, cepat merajuk atau tidak, mudah untuk dipujuk atau sebaliknya...

Kedua, adalah INTIM/HIDUP INTIM.. Intim maksud saya adalah selalu bersama. Bagi yang suami isteri memang hidup intim dalam segala hal, segala kehidupan di kongsikan tapi bagaimana dengan yang sedang bercinta-cinta, yang baru sahaja ingin menjalinkan hubungan??... Bagi mereka, intim boleh diterapkan dalam hubungan setiap hari. Intim dalam komunikasi setiap hari. Contoh, orang cakap seperti "punch card", di mana kita pergi sekurang-kurangnya memaklumkan kepada pasangan, wish good morning or good night (walaupun seperti perkara kecil, tetapi ini menujukan kita ambil berat, mengingati dan intim) dan banyak lagi seperti mengongsikan cerita hidup kita kepada dia...Maksudnya kita hidup intim denagn pasangan kita walaupun hanya dalam sms, facebook, calling dan sebagainya yang boleh menghubungkan kita dengan dia setiap hari...

Setelah kita mengenali, dan hidup intim dengan dia/pasangan kita barula kita boleh dapat MEMAHAMI dia. Walaupan tidak sepenuhnya tetapi kita sudah mengenal dan tahu akan kehidupannya setiap hari serta hidup intim, maka untuk memahami tidaklah terlalu sulit.....

Ramai orang yang menuntut untuk di fahamai oleh pasangan masing-masing terutama sekali yang baru saja menjalikan hubungan namun akhirnya kecewa dan sakit hati sebab pasangan mereka tidak memahami mereka. Kenapa ini terjadi??...kerana mereka belum menganali atau tidak hidup intim. Sekiranya kedua-duanya ini tidak terjadi maka untuk samapai ke tahap memahami adalah sukar......


Gade Say: Cubalah MENGENALI kemudian HIDUP INTIM supaya dapat MEMAHAMI dan difahami......GBU...

Sunday, September 11, 2011

Hey You and You... Annoying and Good...


Hey you.... Why you are so good. When i'm alone, bored, sad... you are always here to me. I think i will be fall in love with you if you are always treat me like this..
You... Why you are so ignoring. I looking for you but you are not here. You, if you are always treat me like this, i afraid my heart will turn to other.....

Friday, August 26, 2011

Menafsirkan kehendak Tuhan

Suatu malam seorang laki-laki sedang tidur dalam biliknya. Ketika itu kamarnya dipenuhi oleh cahaya terang dan Tuhan menampakkan diri. Tuhan mengatakan pada orang itu ada pekerjaan yang perlu ia lakukan. Tuhan menunjukkan sebuah batu besar di depan kamarnya dan mengatakan orang itu harus mendorong batu itu. Maka esoknya laki-laki itu melakukannya. Hari demi hari ia mencoba mendorong batu itu dengan seluruh kekuatannya, namun batu itu tidak bergeming. Setiap malam orang itu pulang ke kamarnya dengan kelelahan dan perasaan gagal.
Setan pun menggodanya, “Mengapa kamu begitu bodoh mau melakukan pekerjaan yang sia-sia itu.”
Orang itu pun putus asa dan memutuskan untuk berdoa, “Tuhan, aku telah bekerja keras cukup lama, menggunakan seluruh kekuatanku untuk memenuhi kehendak-Mu, namun batu itu tidak bergeser semilimeterpun. Apa yang salah? Mengapa aku gagal?”
Tuhan pun menjawab, “Sahabat-Ku, ketika Aku memintamu melayani-Ku dan kamu bersedia, yang Kukatakan padamu adalah mendorong batu itu dengan seluruh kekuatanmu. Aku tak pernah memintamu menggeser atau memindahkan batu itu. Dan sekarang kamu datang pada-Ku dan mengatakan kamu telah gagal. Tetapi coba lihatlah dirimu. Lenganmu menjadi kuat dan berotot, dadamu bidang dan badanmu tegap, kakimu besar dan mantap. Kamu menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Tugasmu hanyalah mematuhi-Ku dengan segenap imanmu. Dan itu telah kau penuhi. Akulah sekarang yang akan memindahkan batu itu.”
Memang, ketika kita mendengar firman Tuhan, kita cenderung menggunakan akal kita untuk menafsirkan apa yang Tuhan inginkan. Padahal yang Tuhan kehendaki adalah sederhana saja, kepatuhan dan iman kepada-Nya. Latihlah iman kita agar dapat memindahkan gunung, tetapi pada akhirnya yang memindahkan gunung adalah Tuhan sendiri.  
"Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, --maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu." (Matius 17:20)

Saturday, August 20, 2011

WANITA BIJAKSANA


Seorang wanita bijaksana yang sedang berjalan di suatu pegunungan menemukan sebuah batu permata yang berharga. Keesokan harinya ia bertemu dengan seorang pengembara yang sedang lapar  Wanita bijak itu membuka bungkusan yang dibawanya dan berbagai makanan di dalamnya.
Pengembara yang sedang lapar itu melihat batu permata yang dibawa wanita itu dan memintanya. Wanita itu memberikannya tanpa ragu-ragu. Sang pengembara pergi dengan gembira karena nasib baiknya. Ia tahu nilai batu permata itu cukup untuk keperluan seumur hidupnya.
Tetapi, beberapa hari kemudian ia datang untuk mengembalikan batu permatanya  pada wanita bijak itu. “Saya telah berpikir,” katanya. “Saya tahu betapa berharganya batu permata ini, tetapi saya mengembalikannya dengan harapan Anda mau memberikan sesuatu yang lebih berharga lagi. Berikan kepada saya apa yang ada dalam diri Anda hingga Anda boleh memberikan batu permata itu kepada saya.”
P/S : Kadang-kadang bukan kekayaan yang Anda miliki tetapi apa yang ada dalam diri Anda yang orang lain perlukan. 

gade say : Anda berharga di mata Tuhan lebih daripada emas dan permata......
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

NUFFNANG