NUFFNANG

Showing posts with label Konferensi PMM SIB Sabah. Show all posts
Showing posts with label Konferensi PMM SIB Sabah. Show all posts

Wednesday, August 14, 2019

Tuesday, August 13, 2019

KONFERENSI PMM SIB SABAH KE-40 KKR 1

Malam ini bermulanya Konferensi PMM SIB SABAH yang ke-40, dengan tema "NYATALAH JANJI MU".

Untuk mengikuti LIVE KKR 1 anda boleh klik link di berikut.

https://www.facebook.com/PMMSIBSabah/videos/358222021766542/

Atau link ini.

#teampmmsibsabah

Wednesday, March 30, 2011

Cerita Tiga Buah Pohon

Pada suatu ketika adalah tiga buah pohon yang tumbuh di lereng suatu bukit.
Mereka membicarakan harapan dan impian mereka. Pohon yang pertama berkata, “Saya berharap saya akan menjadi suatu kotak harta yang berharga. Saya akan diisi dengan emas, perak dan barang berharga lainnya. Saya akan diukir dengan indah dan setiap orang dapat melihat keindahan saya.”
Kemudian pohon kedua berkata, “Pada suatu ketika saya akan menjadi sebuah kapal yang perkasa. Saya akan membawa para raja dan ratu mengarungi samudera dan berlayar ke ujung dunia. Setiap orang akan merasa aman di dalam diri saya.”
Akhirnya pohon yang ketiga berkata, “Saya ingin tumbuh menjadi pohon yang paling tinggi dan paling tegak di daerah ini. Orang dapat melihat saya di puncak sebuah bukit dan melihat ke cabang-cabang saya, dan berpikir betapa dekatnya saya dengan sorga dan Tuhan hingga bisa meraihnya. Saya akan menjadi pohon yang terbesar sepanjang zaman dan orang akan selalu ingat akan saya.”
Setelah beberapa tahun mereka berdoa agar impiannya menjadi kenyataan, sekelompok penebang kayu datang ke situ. Ketika salah seorang penebang kayu datang ke pohon yang pertama ia berkata, “Ini tampaknya pohon yang kuat, saya kira saya dapat menjual kayunya pada seorang tukang kayu”. Ia pun mulai menebang pohon itu. Pohon itu merasa bahagia, karena ia merasa tukang kayu itu akan membuatnya menjadi kotak harta yang berharga.
Pada pohon kedua salah seorang penebang kayu berkata, “Ini tampaknya pohon yang kuat, saya tentu bisa menjualnya pada seorang tukang pembuat kapal.”
Pohon kedua juga merasa bahagia karena dengan cara itu ia mengira akan menjadi kapal yang perkasa.
Ketika penebang kayu itu sampai ke pohon yang ketiga, pohon itu merasa cemas karena kalau ia ditebang maka impiannya tak akan menjadi kenyataan. Salah seorang tukang kayu berkata, “Saya tidak memerlukan hal-hal istimewa pada pohon saya, maka saya akan ambil saja pohon ini,” ia pun menebangnya.
Ketika pohon pertama tiba di tempat tukang kayu, tukang kayu itu membuatnya menjadi kotak makanan untuk hewan. Ia menaruhnya di sebuah kandang dan mengisinya dengan jerami. Pohon tu kecewa, ini sama sekali bukan hal yang dimohonnya dalam doa.
Pohon kedua dipotong-potong dan dijadikan sebuah perahu nelayan yang kecil. Impiannya untuk menjadi sebuah kapal yang perkasa yang membawa para raja haruslah berakhir.
Pohon ketiga dipotong menjadi potongan-potongan yang besar dan ditinggalkan dalam kegelapan.
Tahun-tahun pun berlalu, dan pohon-pohon itu sudah melupakan impian mereka. Pada suatu hari, seorang laki-laki dan perempuan masuk ke kandang dan meletakkan seorang bayi di atas jerami dalam kotak makanan yang dibuat dari pohon yang pertama. Orang laki-laki itu hendak membuat sebuah tempat tidur bayi dan palungan itu cocok untuk itu. Pohon itu pun dapat merasakan pentingnya peristiwa itu dan tahu bahwa ia pernah digunakan untuk menaruh sesuatu yang paling mulia sepanjang segala zaman.
Beberapa tahun kemudian, sekelompok orang menumpang kapal nelayan yang dibuat dari pohon yang kedua. Salah seorang di antaranya lelah dan tertidur. Ketika mereka sedang berada di tengah danau, mereka diterjang badai dan pohon itu merasa tidak cukup kuat melindungi orang-orang itu. Orang-orang itu membangunkan orang yang tertidur itu, dan Ia berdiri dan berkata, “Tenanglah” dan badai pun berhenti. Pada saat itu juga tahulah pohon itu bahwa ia telah membawa Raja dari segala raja di perahu itu.

Akhirnya, datanglah seorang yang mengambil pohon yang ketiga. Kayu itu dibawa sepanjang jalan oleh seorang dan orang-orang mengolok-olok orang yang membawa kayu itu. Ketika sampai di tujuan, orang itu dipaku pada pohon itu, ditegakkan dan Ia mati di puncak bukit. Ketika Minggu tiba, pohon itu menyadari bahwa ia cukup kuat berdiri di atas bukit itu dan berada sangat dekat dengan Tuhan, karena Yesus telah disalibkan di pohon itu.

Moral dari cerita ini adalah, bila sesuatu tampaknya tidak berjalan sesuai dengan kehendak Anda, ketahuilah bahwa Tuhan mempunyai rencana untuk Anda. Bila Anda menaruh kepercayaan pada Dia, Ia akan memberi Anda anugerah besar. Setiap pohon memperoleh hal yang diinginkan, hanya bukan dengan cara yang mereka bayangkan. Kita tidak selalu mengerti rencana Tuhan untuk kita. Kita hanya tahu bahwa caraNya bukan cara kita, tetapi kita tahu bahwa caraNya selalu yang terbaik.


Gade Say: Beginilah cara Tuhan melaksanakan rencana-Nya yang indah di dalam kehidupan kita. Ianya sesuatu yang kita tidak dapat fahami......


Credit to UNKNOW ( saya pun tidak ingat sudah dari mana saya mendapatkan artikal ini). Apa pun, THANKS!!.. Sangat memberkati. GBU

Thursday, March 17, 2011

Cuti Oh Cuti.....

Huhuhuhu.. hari ini hari ke-4 cuti sekolah. Ahad ni turun sekolah sudah dan bermulalah balik kesibukan di sekolah. Entah apalah semua tugas yang sedang menanti ni. Kelas tambahan sudah pasti, porgram motivasi dan klinik upsr sudah menunggu-nunggu. Koh.... tunggu sajala 'ko' sana. Hahaha...


Cuti oh cuti... masa cuti ni tidak buat apa2 pun. Kecewa juga sebab hujan saja tidak mau berhenti2... Tiap2 petang hujan.. asal petang saja hujan. Tiada chance mau main bola. Huhuhuhu... mau pergi dewan main badminton, tapi tiada pula budget mau beli bulu tangkis.... So apa lagilah mau di buatkan selain tidur, berguling-guling dan berkangkang ja d rumah.. Hahaha..... Tidur sampai boring.. Wakaka.....

Gade Say: Malam esok mau pergi kebaktian Konferensi Umum SIB ni d KDCA atau tidak ahh....?



Tuesday, November 23, 2010

Esok!!!!!..................

Huuu......... Sorry my friend. Lama sudah tidak update blog dan walking blog juga. Huhuhuhu.... agak penat minggu lalu dan minggu ni. Minggu lalu, ke Genting, Muzium, Batu Caves n Zoo Negara. Huuuu..... akhirnya hari esok terpakaslah berdepan dengan interviewer tanpa persediaan yang rapi. Apa pun hadapi sajalah dan sebenarnya tidak sabar juga untuk masuk ke dalam bilik interview dan menghabiskannya. Malas fikir-fikir lagi. Esok, interview dan balik sabah terus ke konferensi.. Yeahhhh!!!!............

Tuesday, November 16, 2010

Yeahh!!!... and Yahooooo!!!!...

Yes.. Hari ini merupakan hari terakhir exam dan hari kedua terakhir berada di IPG. Apa pun sebenarnya exam kami sudah habis seminggu yang lalu(09/11) tetapi oleh kerana ada kesilapan taknikal, kami terpaksa menduduki peperikasan itu sekali lagi pada hari ini(16/11).

Hari ini juga merupakan hari kedua terakhir berada di IPG, kerana selepas ini satu lagi interview daripada SPP akan diadakan di sana pada 24/11 yang merupakan hari terakhir di IPG dan di KL.. Sebab pada hari yang sama selepas interview, saya akan pulang ke negeri tercinta Sabah Negeri Di Bawah Bayu. Hehehe. Kemudian terus ke KDCA penampang untuk mengikuti Konferensi PMM SIB Sabah yang ke-31. Harap semua berjalan dengan lancar.

gade say: Exam... harap2lah lulus. Interview....... mau lulus juga kalau tidak jawatan tidak dapat disahkan. So, wish me luck bilang orang putih.... hehehe..

Tuesday, November 02, 2010

Konferensi PMM SIB Sabah Ke-31


Akhirnya masa yang di tunggu-tunggu kian tiba iaitu Konferensi PMM SIB seluruh Sabah. Mesti best punyalah. Tapi agak sedih sedikit bagi saya sebab tidak dapat ikut kali ini. Apa pun tidak mengapa, tahun-tahun yang mendatang pasti dan pasti dapat ikut. Yeahh....

Pada mulanya memang merancang untuk ikut tapi faham-fahamlah di maktab semuanya tidak menentu apatah lagi kami yang krusus KPLI. Semuanya kena bersedia setiap masa. Apa tidaknya tiba-tiba saja ada aktiviti. So, memang tidak dapat buat perancangan yang jelaslah. Merancang-rancang macam tu ja laa. Tidak tahu dapat dilakasankan atau tidak terutama sekali penentuan tarikh.


NUFFNANG